Blogging · SEO

Cara Membuat Artikel yang SEO Friendly untuk Blog Anda

Saat ini, teknik optimasi mesin pencari atau teknik SEO sudah menjadi “bahan” yang sangat penting jika ingin menjadi seorang blogger yang sukses.

Dan salah satu teknik SEO yang paling banyak dicari orang saat ini adalah cara membuat artikel yang SEO Friendly untuk blog mereka. Untuk itu, hari ini saya – Esa Kurniawan – akan membahas masalah tersebut.

Cara menulis artikel yang seo friendly

Tapi, perlu anda ingat bahwa cara-cara yang akan saya bagikan di bawah ini harus diterapkan seluruhnya. Karena, jika anda hanya menerapkan salah satu atau sebagian saja, maka efek SEO-nya tidak akan terlalu terasa.

Baca juga: Cara Agar Blog Kamu Masuk di Halaman Pertama Google

Inilah dia 4 cara membuat artikel yang SEO friendly untuk blog anda:

#1: Fokus pada 1 atau 2 Long-Tail Keyword

Saat anda sedang membuat artikel untuk blog anda, pastikan bahwa artikel tersebut tidak ditargetkan untuk 1,000 keyword. Saya sarankan agar anda hanya fokus pada 1 atau 2 keyword saja.

Keuntungan yang anda dapat dengan menerapkan cara ini adalah:

1). Google dan search engine lainnya akan mem-banned blog anda jika melakukan spamming keyword.
2). Membantu anda untuk tetap fokus pada apa yang sedang anda bahas.

Tapi, di atas saya juga menekankan kata “long-tail keyword”. Sebenarnya apa itu? Kenapa saya menyarankan anda untuk fokus pada itu?

Untuk anda yang belum tahu, long-tail keyword itu adalah keyword yang terdiri dari 3-4 kata. Contoh, jika keyword itu adalah “membuat artikel” maka salah satu long tail keywordnya adalah “cara membuat artikel yang SEO friendly”. Sudah paham?

Kenapa saya menyarankan long-tail keyword? Karena sesuai dengan riset, bahwa ternyata long-tail keyword lebih mudah untuk di-ranking di Google dan search engine lainnya.

Tapi, jika blog anda adalah blog besar ataupun blog yang sudah berumur dan anda rasa blog tersebut sudah siap untuk menghadapi persaingan yang lebih berat, anda bisa saja menargetkan keyword pendek yang terdiri dari 1 atau 2 kata.

Lalu, bagaimana cara untuk menunjukkan kepada Google serta orang-orang bahwa artikel yang kita bahas benar-benar terfokus pada keyword yang sudah kita incar?

Caranya adalah dengan meletakkan keyword di tempat-tempat penting pada artikel yang anda buat. Dan menurut saya, tempat-tempat penting itu ada empat – dan anda pun harus meletakkan keyword anda di bagian itu.

1). Judul Artikel

Sangat jelas bahwa tempat yang paling utama adalah pada judul artikel, karena judul akan menjadi langkah pertama seseorang dan Google sendiri untuk memastikan apakah artikel kalian relevan pada keyword yang ditarget atau tidak.

Untuk membuat judul yang SEO friendly, pastikan judul tersebut mengandung kata kunci yang anda targetkan. Pastikan juga bahwa judul artikel anda tidak lebih dari 70 karakter (huruf).

2). Isi Artikel

Jelas tempat berikutnya yang paling penting untuk diletakkan keyword adalah bagian isi artikel. Pada bagian ini, usahakan penempatan keywordnya terlihat natural dan jangan sampai terlihat spamming, baik itu oleh pembaca maupun robot Google.

Jadi, pentinglah bagi anda untuk memperhatikan penulisan artikel anda, karena kebanyakan search engine termasuk Google biasanya mem-banned artikel yang terlihat melakukan spamming keyword.

Berikut contoh isi artikel yang terlihat melakukan spamming keyword:

“Baju khas korea adalah baju yang sangat nge-trend saat ini. Dengan baju khas korea ini, anda bisa terlihat lebih modis dan stylish. Karena itu, saat ini baju khas korea sedang banyak dicari anak-anak muda maupun remajan. Maka, milikilah baju khas korea ini sekarang. Jangan sampai anda menyesal karena stok baju khas korea ini hanya dijual dalam edisi yang terbatas.”

Itu adalah contoh cara penempatan keyword yang tidak terlihat natural alias spamming. Bukankah teks di atas terlihat sangat tidak enak dibaca? Jadi, jangan lupa untuk menghindari cara penulisan seperti itu.

Ini contoh penulisan artikel yang benar dan lebih terlihat natural:

“Baju khas korea adalah baju yang sangat nge-trend saat ini. Dengan baju ini, anda bisa terlihat lebih modis dan stylish. Karena itu, saat ini baju tersebut sedang banyak dicari anak-anak muda maupun remajan. Maka, milikilah baju ini sekarang. Jangan sampai anda menyesal karena stok dari baju ini hanya dijual dalam edisi yang terbatas.”

Meskipun hanya disebutkan sekali, tapi keyword tersebut berhasil diletakkan secara natural dan alami, dan inilah yang harus anda lakukan. Anda sudah mengerti kan?

3). URL atau Link Artikel

Anda juga harus meletakkan keyword yang anda targetkan di bagian URL alias Link artikel blog anda. Dengan begini, artikel anda akan terlihat lebih SEO di mata search engine seperti Google.

Selain itu, anda juga harus memperhatikan bahwa keyword yang ada pada URL dan judul artikel anda saling relevan. Jangan sampai anda membuat artikel yang berjudul “10 cara mencetak gol” tapi pada URL malah tertulis: domainanda(dot)com/teknik-passing.

4). Meta Description

Mungkin ada di antaran anda-anda sekalian yang belum tahu apa itu meta description? Meta description adalah deskripsi yang muncul pada Google yang tertulis di bagian bawah judul artikel sobat.

Meta description bertujuan untuk menggambarkan alias mendeskripsikan tentang informasi yang ada pada artikel yang sedang anda buat. Dengan adanya keyword di bagian ini, akan menginformasikan bahwa anda sedang menjelaskan tentang hal tersebut.

Perlu anda perhatikan juga, bahwa meta description yang SEO adalah yang terdiri dari 130-150 karakter. Jangan sampai anda melebihi batas maksimal jika ingin artikel anda tetap SEO friendly.

Selain itu, keyword yang ditargetkan juga harus ada di bagian awal meta description agar nantinya Google atapun search engine yang lain bisa lebih yakin kalau artikel yang anda buat memang benar-benar ditargetkan untuk keyword itu.

#2: Menggunakan Desain yang Responsive

Sebenarnya apa yang dimaksud desain yang responsive? Sudah tahukah anda? Desain responsive itu adalah desain blog yang bisa disesuaikan dengan segala jenis tipe layar.

Maksudnya, jika anda membuka sebuah blog dengan desain yang responsive, entah itu menggunakan hp, smartphone, tablet, laptop ataupun komputer dan segala jenis perangkat lainnya, tampilan blog anda akan tetap sama dan tetap bagus.

Dan saat ini, desain yang responsive sudah menjadi salah satu faktor terpenting jika anda ingin artikel yang anda buat lebih SEO Friendly. Kenapa? Alasannya pun sederhana.

1). Desain yang Jelek akan Meningkatkan Bounce Rate

Sesuai dengan survey yang pernah dilakukan Google, 61% orang akan menekan tombol kembali ke pencarian Google jika mereka membuka blog dengan desain yang tidak bagus. Dengan begitu, Bounce Rate blog kalian akan bertambah dan akan mengurangi nilai SEO blog serta artikel anda di mata Google.

2). Membuat Nyaman Pengunjung

Sesuai dengan yang dikatakan salah satu blog tentang SEO terbesar di dunia – Backlinko – mengatakan bahwa salah satu faktor dalam menentukan ranking di Google dan search engine lainnya adalah waktu pengunjung tinggal di blog anda.
Dengan begini, tentunya blog dengan desain yang bagus dan jika ditunjang dengan kualitas artikel yang bagus akan membuat nyaman pengunjungnya, yang artinya bisa meningkatkan nilai SEO artikel anda.

#3: Mengoptimasi Gambar

Jika anda mau artikel yang anda buat lebih SEO Friendly, maka artikel tersebut tidak bloeh hanya berisi teks saja, tetapi juga harus berisi beberapa gambar. Gambar tersebut nantinya akan membantu anda menjelaskan artikel tersebut.

Tapi, asal anda tahu saja bahwa Google bahkan search engine lainnya seperti Yahoo dan Bing bukan hanya sekedar melihat gambarnya saja, melainkan juga melihat alt text dari gambar tersebut.

Apa itu alt text? Alt text bisa anda lihat dengan cara mengarahkan kursor ke suatu gambar. Nantinya di bagian bawah kursor akan muncul kotak kecil yang di dalamnya terdapat teks yang mendeskripsikan gambar anda. Itulah yang disebut alt text.

Kenapa alt text sangat penting dalam SEO? Karena yang paling mengerti ilmu pasti tentang SEO adalah robot Google, dan robot itu tidak akan tahu gambar seperti apa yang anda tampilkan, kecuali anda mendeskripsikannya menggunakan alt text tadi.

#4: Memasang Link Internal

Link internal adalah salah satu cara yang bisa anda lakukan untuk memberitahu robot Google bahwa artikel yang anda buat saling relevan satu sama lain, yang bisa meningkatkan nilai SEO blog anda.

Jadi, agar artikel yang akan anda buat punya nilai SEO lebih, jangan pernah lupa untuk memberinya link internal. Tapi, apa anda semua sudah tahu apa itu link internal atau internal link?

Internal link adalah link yang dibuat oleh kita sendiri, yang dipasangkan di salah satu artikel anda dan ditautkan ke artikel anda yang lain. Mungkin anda pernah melihat di salah satu web besar kata-kata seperti “Related Post” atau “Baca Juga”?

Nah, itu adalah salah satu cara memberikan link internal. Sudah paham? Mudah bukan?

Dengan cara ini, anda tidak hanya menambah nilai SEO dan membuat artikel anda lebih SEO friendly, tetapi juga bisa meningkatkan pageview blog anda. Ini sangat penting, jadi kalian harus melakukannya.

Perlu saya ingatkan sekali lagi, keempat cara di atas harus dilakukan bersama-sama karena hasil yang didapat akan kurang efektif jika anda tidak melakukan salah satu dari keempat hal di atas.

Itulah beberapa cara membuat artikel yang SEO friendly versi saya. Terima kasih sudah mengunjungi dan membaca artikel saya kali ini. Apa anda punya tips lain yang bisa membuat artikel lebih SEO friendly? Silahkan share tipsnya di komentar!!

Iklan

Berkomentarlah dengan cerdas ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s